Manajemen Hidup Sehat lansia sebagai masa persiapan pensiun

Kategori : Pelatihan Masa Persiapan Pensiun
Penulis : Pelatihan Pensiun - DTInsani


Manajemen Hidup Sehat lansia mendekati masa pensiun

Tubuh adalah sebuah asset yang harus kita jaga. Tubuh kita adalah modal dalam menjalani kehidupan ini. Semakin prima kondisi tubuh kita, maka akan semakin baik kita menjalani hidup ini. Kondisi tubuh seseorang akan berpengaruh kepada usia orang tersebut.
•    Umur Kronologis
Yaitu usia yang berdasarkan kepada seberapa lama usia dilihat dari yang ditetapkan oleh Sang Pencipta.
•    Umur Biologis
Adalah usia yang didasarkan kepada kemampuan bertahannya tubuh manusia. Usia ini sangat dipengaruhi oleh tingkat kesehatan dan vitaslitas seseorang.
•    Umur Psikologis
Yaitu usia yang didasarkan dari pengaruh kejiwaan seseorang.

I.    POLA HIDUP SEHAT MELIPUTI :
1.    Hindari Stress
Manajemen Hidup Sehat lansia 1
Setiap jaringan di dalam tubuh dikendalikan oleh suatu interaksi kompleks bahan-bahan kimiawi yang beredar dalam aliran darah dan hormon-ormon yang dikeluarkan oleh kelenjar kelenjar endokrin yang dikendalikan oleh kelenjar utama yang berada di otak ,sehingga proses-proses intelektual dan emosi yang terjadi di tempat lain di dalam otak mempengaruhi tubuh kita. Sampai saat ini kita belum memahami dengan jelas cara bagaimana bahan-bahan kimiawi otak berkaitan dengan gagasan dan emosi, tetapi hal yang penting adalah bahwa keadaan pikiran kita mempunyai pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap kesehatan tubuh kita. Ketegangan, kecemasan, stres, emosi pasif seperti berkabung, merasa gagal, amarah yang ditekan menghasilkan hormon-hormon yang menekan sistem kekebalan tubuh kita. Oleh karena itu pengendalian stres sangatlah penting untuk menuju hari tua yang sehat dan tetap berkualitas.
2.    Cukup Istirahat Dan Rekreasi
Manajemen Hidup Sehat lansia 2
Pada umumnya orang dewasa dianggap cukup istirahat apabila dapat tidur nyenyak 6 – 8 jam dalam 1 hari . Istirahat ini sangat perlu bagi sel-sel tubuh kita untuk dapat beregenerasi menggantikan sel-sel tubuh yang sudah tidak baik lagi atau rusak. Sayangnya , justru banyak lanjut usia yang punya keluhan tidak dapat tidur karena stres dan adanya gangguan berbagai macam penyakit seperti rematik, penyakit jantung koroner, kencing manis dan kanker. Dengan membiasakan tidur teratur dan cukup istirahat serta selalu berusaha mempertahankan kesehatan tubuh dan memeriksakan diri secara teratur pada dokter keluarga terhadap penyakit yang di derita akan membuat hari tua yang lebih baik dan berguna.
Rekreasi juga merupakan salah satu faktor penting untuk dapat menghindari stres dan Melepaskan ketegangan sehingga seseorang menjadi rileks. Cukup rekreasi membuat seseorang menjadi lebih tenang dan terlepas dari segala persoalan yang menghimpit,sehingga lebih memudahkan seseorang dapat istirahat dan tidur lebih banyak.
3.    Cukup Olah Raga
Manajemen Hidup Sehat lansia 3
Berolah raga secara teratur kemungkinan menderita sakit lebih rendah dibandingkan dengan orang yang kerjanya hanya duduk-duduk saja. Olah raga sangat bermanfaat baik secara langsung maupun tidak langsung untuk merangsang sistem kekebalan tubuh dan memungkinkan kita untuk menghadapi stress. Olah raga telah terbukti berhasil mengatasi depresi , juga merupakan senjata yang ampuh melawan penyakit jasmani. Jenis dan takaran olah raga bersifat individu sehingga perlu di konsultasikan dengan dokter keluarganya.
4.    Makan Cukup Gizi Dan Berimbang
Manajemen Hidup Sehat lansia 4
Nutrisi yang baik merupakan bagian yang penting bagi setiap orang yang mau hidup hari tuanya berguna dan bebas dari penyakit degeneratif. Untuk memenuhi kecukupan gizi sangat dianjurkan penganeka ragaman makanan, agar semua zat gizi yang di perlukan oleh tubuh dapat dipenuhi dari makanan. Untuk menghambat proses degeneratif selain kecukupan gizi juga penting diperhatikan keseimbangan gizi sehingga masing-masing zat gizi tersedia dalam jumlah cukup dan ratio yang optimal sehingga tubuh dapat memperoleh cukup energi , cukup memproduksi hormon, enzym, dan zat kekebalan lain yang sangat diperlukan tubuh, dan juga dapat menggantikan bagian – bagian sel yang rusak. Kekurangan gizi akan mengakibatkan tubuh dapat menjadi sakit, tetapi kelebihan gizi dalam hal ini obesitas berakibat kurang baik dan juga dapat menimbulkan berbagai macam kelainan yang mempercepat terjadinya berbagai macam penyakit degeneratif.
5.    Mempertahankan Berat Badan Ideal
Berat badan ideal seseorang dapat dihitung secara kasar dengan rumus sebagai berikut :

 BB Ideal = (TB – 100)Kg – 10 % (TB – 100)Kg

 Mis: Tinggi Badan     = 165 cm
 BB Ideal = ( 165 – 100 ) – 10 % ( 165 – 100 )
    = 65 – 6,5
      = 58,5 Kg
Manajemen Hidup Sehat lansia 5
Untuk mempertahankan berat badan ideal, harus ada keseimbangan antara masukan gizi makanan dan energi yang dibutuhkan. Masukkan gizi diperoleh dari makanan sehari-hari yang diatur dan disesuaikan dengan berat badan dan tinggi badan serta kondisi penyakit yang menyertai dan kebutuhan energi yang diperlukan dimana setiap orang itu berbeda sehingga pengaturan berat badan ideal itu perlu ditangani oleh tenaga medis dalam upaya menjadi sehat di hari tua.
6.    Hindari Merokok dan Alkohol
Manajemen Hidup Sehat lansia 6
Tembakau banyak di hubungkan dengan peningkatan terjadinya arterosklerosis, kanker , penuaan dini dan penyakit degenerative.
7.    Hindari Polutan
Manajemen Hidup Sehat lansia 7
Dalam era industrialisasi seperti sekarang ini, sungguh sangat tidak mudah menghindari diri dari polutan yang masuk kedalam tubuh. Kendati demikian kita dapat meminimalisasi ancaman polutan terhadap kesehatan kita dan membuat hidup kita lebih panjang serta menjadi lebih produktif dengan olah raga yang telah disesuaikan dengan umur, penyakit yang diderita, mengkonsumsi suplemen antioksidan, dan tata menu makanan yang benar.

II.    PREVENTIVE DAN TERAPI ALTERNATIF
1.    Relaksasi
Manajemen Hidup Sehat lansia 8
Relaksasi adalah suatu jenis terapi untuk penanganan kegiatan mental dan menjauhkan tubuh dan pikiran dari rangsangan luar untuk mempersiapkan tercapainya hubungan yang lebih dalam dengan Pencipta. Teknik relaksasi ini dapat dicapai dengan metode hipnosis , meditasi yoga, dan bentuk latihan-latihan yang ada hubungan dengan penjajakan pikiran.
2.    Meditasi
Manajemen Hidup Sehat lansia 9
Meditasi adalah merupakan metode dimana kita untuk sementara waktu dapat berhenti mendengar tekanan dan gangguan kehidupan sehari-hari dan dengan demikian mampu menerima hal-hal lain seperti perasaan dan gagasan kita yang lebih dalam, produk pikiran tak sadar kita, kedamaian, dan kesadaran spiritual. Meditasi bila dilakukan dengan latihan dan bimbingan yang benar dapat membantu kita untuk dapat berkonsentrasi dan tidak lagi bereaksi sedemikian kuat terhadap tekanan-tekanan dari luar. Manfaat jasmani meditasi akhir-akhir ini telah terdokumentasi dengan baik oleh peneliti-peneliti medis barat, terutama Dr Herbert Benson. Meditasi cenderung menurunkan atau menormalkan tekanan darah, detak jantung, dan tingkat hormon stres dalam darah. Pendek kata meditasi mengurangi keausan dan kerusakan , baik pada tubuh maupun pikiran, sambil menolong orang untuk hidup lebih baik serta lebih lama.
3.    Visualisasi
Manajemen Hidup Sehat lansia 10
Antropolog claude levi strauss mengamati bahwa sebagian besar pengobatan tradisional di seluruh dunia di dasarkan pada manipulasi psikologis terhadap organ yang sakit dengan cara visualisasi yang sangat hidup yang dibawa ke dalam alam pikiran pasien. Visualisasi memanfaatkan apa yang barangkali bisa disebut kelemahan tubuh dimana tubuh tidak dapat membedakan antara pengalaman mental yang begitu hidup yang kita masukan ke dalam pikiran kita dengan pengalaman fisik sesungguhnya. Satu-satunya persyaratan untuk mencapai keberhasilan visualisasi adalah berkembangnya daya imajinasi kita.

III.    FAKTOR GIZI LANSIA
1.    Menu hendaknya mengandung zat gizi dari beraneka ragam bahan makanan yang terdiri dari zat tenaga, pembangun dan pengatur.
2.    Jumlah kalori yang baik untuk dikonsumsi oleh usia lanjut adalah 50% dari KH yang bersumber dari KH kompleks (sayursayuran, kacang-kacangan, biji-bijian).
3.    Jumlah lemak dalam makanan dibatasi, yang 25-30% dari total kalori.
4.    Jumlah protein yang dikonsumsi sebaiknya 8-10% dari total kalori.
5.    Makanan sebaiknya mengandung serat dalam jumlah besar yang bersumber pada buah, sayur dan beraneka pati, yang dikonsumsi dengan jumlah yang bertahap.
6.    Menggunakan bahan makanan yang tinggi kalsium, seperti susu nonfat, yoghurt, ikan.
7.    Makanan mengandung zat besi (Fe dalam jumlah besar, seperti kacang-kacangan, hati,daging, bayam atau sayuran hijau.
8.    Membatasi penggunaan garam. Perhatikan label makanan yang mengandung garam, seperti adanya monosodium glutamat, sodium bikarbonat, sodium citrat.
9.    Bahan makanan sebagai sumber zat gizi sebaiknya dari bahan makanan yang segar dan mudah dicerna.
10.    Hindari bahan makanan yang mengandung alkohol.
11.    Makanan sebaiknya yang mudah dikunyah, seperti bahan makanan lembek.

IV.    PATOKAN OLAHRAGA LANSIA
Manajemen Hidup Sehat lansia 11

Olahraga bagi manula pada prinsipnya bukan mencari keringat atau sampai terasa pegal, tapi lebih mengarah kepada tujuan yang ingin dicapai. Kalau dipaksakan,bisa cedera.

A. Manfaat
  •     Perbaikan dalam derajat kesehatan
  •     Kebugaran jasmani
  •     Kemandirian.

B. Prinsip
  •     Gerakannya bersifat dinamis (berubah-ubah)
  •     Bersifat progresif (bertahap meningkat)
  •     Adanya pemanasan dan pendinginan pada setiap latihan
  •     Lama latihan berlangsung 15-60 menit
  •     Frekuensi latihan perminggu minimal 3 kali dan optimal 5kali
Tag Keywords : pelatihan pensiun, masa persiapan pensiun, training pensiun, masa purnabhakti