Membangun Jiwa Entrepreneur menghadapi masa persiapan Pensiun

Kategori : Pelatihan Masa Persiapan Pensiun
Penulis : Pelatihan Pensiun - DTInsani


Membangun Jiwa Entrepreneur pasca Pensiun

Membangun Jiwa Entrepreneur pasca Pensiun 1

   Jika jiwa wirausaha tertanam dari awal pada diri kita, bisa kita pastikan kita tidak akan pernah takut menghadapi situasi apa pun. Kalau saja bangsa ini dikelola oleh orang-orang yang berjiwa wirausaha baik, maka kondisi sesusah apa pun akan mudah ditanggulangi. Dalam menjalani hidup ini pun kita harus selalu bisa ambil hikmahnya. Hikmah pertama adalah berhati-hati untuk menjalani masa kecil atau masa mudah kita. Merintis usaha sejak kecil tidaklah masalah jika kewajiban utama kita berjalan dengan baik. Sembari kuliah sebaiknya kita juga berdagang kecil-kecilan untuk mencari nafkah sendiri. Hikmah kedua, modal utama dalam kita menjalani hidup ini adalah kredibilitas. Muhammad sebelum diangkat menjadi seorang nabi adalah seseorang yang tidak memiliki apa-apa untuk dijadikan modal. Tapi kenapa pada akhirnya beliau menjadi orang kaya? Ternyata modalnya adalah bahwa beliau seorang yang dapat dipercaya oleh orang lain. Modal kita itu adalah nama baik kita. Jangan takut tentang modal uang. Sebenarnya, nilai uang itu kecil karena yang mahal itu adalah nama baik kita. Faktor pertama yang membuat Rasulullah dihormati adalah karena beliau adalah orang yang sangat jujur.Mulai sekarang jangan pernah terpikir untuk berbuat licik. Tidak boleh kita berdusta karena dengan dusta seseorang bisa kehilangan uang, kehilangan kepercayaan, dan kehilangan hidup. Saat ditanya umur saja kadang-kadang kita harus berdusta. Kenapa harus begitu? Kelihatannya memang sepele, tapi yang sepele itu mampu merusak sistem yang ada. Jangan pusing kalau ternyata kita disisihkan, diremehkan, dan dikeluarkan karena kita jujur tentang sesuatu daripada kita diterima karena kita berdusta. Kalau kita diterima karena bohong, maka selama itu kita tidak akan pernah menikmati hidup kita, karena kita hidup dalam ketakutan terhadap kebohongan tersebut yang sudah pasti suatu saat akan terbongkar. Mencari rezeki itu tidak usah pakai bohong. Allah SWT tahu akan kebutuhan kita melebihi pengetahuan kita tentang diri kita sendiri. Jatah rezeki kita sudah Allah tetapkan. Tidak mungkin Allah menciptakan kita tanpa dengan rezekinya.
Perlu kita ketahui, harta yang merupakan rezeki bagi kita itu ada tiga macam. Pertama, apa yang kita makan sebagai penguat tubuh kita, yaitu rezeki yang dijaminkan. Kedua, rezeki yang digantungkan. Dan rezeki yang ketiga adalah rezeki yang dijanjikan. Allah menjanjikan, barang siapa yang menjadi ahli syukur terhadap nikmat yang ada, maka Allah akan "membeli"-nya. Jadi, setiap kali kita mendapat uang, mengapa tidak langsung kita potong untuk zakat dan sedekah. Sesungguhnya dengan begitu rezeki kita tidak akan berkurang melainkan akan bertambah dan bertambah terus.
   Maka dari itu, mulai saat ini jangan pernah terpikir untuk berbuat licik. Pilihlah kejujuran sebagai gaya hidup. Berjualan dengan tetap menjaga kejujuran akan membantu kita untuk mendapatkan untu ng yang berkah. Sebab, apa gunanya mendapat untung yang banyak tetapi tidak ada berkah sedikit pun? Dalam hal ini, kepercayaan itu mahal harganya. Jangan sampai kita berbuat curang dalam menakar dan usahakan menepati semua janji yang kita berikan pada orang lain. Jika para pedagang itu jujur, maka para pelanggannya akan merasa puas. Jangan pernah takut untuk tidak memiliki uang, tapi takutlah kalau uang yang kita punyai tidak membawa berkah.
Membangun Jiwa Entrepreneur pasca Pensiun 2
Selain kejujuran, resep kedua dalam berwirausaha adalah cakap. Rasulullah sendiri ternyata seorang yang sangat cakap dalam pekerjaannya. Ciri orang yang cakap itu orientasinya adalah kepuasan. Saat seseorang memasuki toko kita, mereka merasa puas karena disambut dengan salam dan sambutan yang ramah. Begitu juga kepuasan mereka didukung oleh kebebasan mereka untuk melihat-lihat isi toko kita dan mereka tidak dipaksa untuk membeli. Kedatangan pengunjung sendiri ke toko tersebut sebenarnya merupakan berkah yang didapat oleh pemiliknya. Jujur dan cakap akan menghasilkan keadilan. Seperti halnya Rasulullah saw. yang selalu bersikap adil. Adil di sini berarti mendapat keuntungan yang proporsional. Jika kita serakah, maka kita telah berbuat licik dan picik. Tiada lagi keuntungan kita membawa keberkahan. Pengertian untung dalam Islam adalah kalau kita berhasil menguntungkan sebanyak mungkin orang lain. Kalau orang lain puas, orang lain senang walaupun kita untungnya sedikit, tapi untungnya jangka panjang, maka kita termasuk orang yang untung.
Membangun Jiwa Entrepreneur pasca Pensiun 3
Kita mendapat keuntungan kalau orang lain merasa puas dengan kerja kita. Itulah investasi terbesar bagi usaha kita. Maka dari itu, jangan sekali-kali kita ukur keuntungan dengan uang, karena uang hanya bisa bertahan di tangan kita sekejap saja, kemudian hilang dengan berpindah tangan. Tapi kepuasan orang akan masuk ke hati. Dan kepuasan itu akan berpengaruh besar pada kemajuan usaha kita karena dengan demikian kita telah melakukan promosi dan publikasi secara tidak langsung tentang keberadaan usaha kita yang dapat memberikan kepuasan kepada para konsumen. Maka, sekali lagi, jangan pernah kita mengukur kesuksesan itu dengan uang. Kesuksesan adalah ketika kita punya ilmu, punya pengalaman, punya nama baik, dan punya berkah. Uang itu hanyalah bonus dari Allah. Dan yang terakhir yang ketiga, jiwa entrepreneurship ini sangat bergantung kepada kreativitas yang inovatif. Kalau kita memiliki uang, maka kreativitas kita bermain di sana. Dengan uang yang kita miliki, kita bisa menambah ilmu, wawasan dan sekaligus dijadikannya modal. Daripada kita memiliki uang banyak yang hanya disimpan saja dan tidak digunakan untuk menghasilkan sesuatu, maka percuma saja kita memilikinya jika kita tidak dapat menikmati dan memanfaatkannya untuk diri kita sendiri maupun orang lain. Sementara itu, kita hidup di dunia ini tidaklah lama. Oleh karena itu, untuk apa kita mengumpul-ngumpulkan harta dan hanya menghitung-hitungnya saja? Ingat, ketiga resep di atas: jujur, cakap, dan kreatif-inovatif akan dapat membantu para wirausahawan untuk menjalankan usahanya dengan baik dan penuh keberkahan.
5 STRATEGI MENUJU SUKSES
1.    Orang yang sukses selalu berpikir positif. Salah satu ciri orang yang bersyukur selalu berpikir positif atas apa yang terjadi (husnudzhan).
6 langkah meningkatkan kemampuan berpikir positif, yaitu :
  •     Bertindak, berbicara dan berfikirlah seperti orang yang sangat anda kagumi
  •     Tanamkan selalu pikiran-pikiran positif dan sukses dalam pikiran anda
  •     Pancarkan sikap positif dan percaya diri
  •     Perlakukan orang lain sebagai orang yang paling penting, dibutuhkan dan dihargai
  •     Sabar dengan kesulitan dan hinaan orang lain
  •     Jadilah orang yang dermawan
Membangun Jiwa Entrepreneur pasca Pensiun 4
Strategi sukses
  •     Buat kutipan kalimat yang bernada posiitif
  •     Ubah pandangan negatif kepada seseorang menjadi pandangan positif
  •     Hapus kata-kata negatif dari pikiran kita
  •     Mulailah menghargai orang yang kita anggap remeh
2.    Orang yang sukses pandai mengatasi kegagalan.
Hal-hal yang menyebabkan orang takut akan kegagalan:
  •     Takut dikritik
  •     Takut mengambil resiko
  •     Takut kehilangan kepercayaan diri
  •     Takut tidak dapat kesempatan lagi

Strategi mengatasi kegagalan
  •     Evaluasi penyebabnya dan jangan terperosok ke lubang yang sama
  •     Bertanya kepada orang yang telah berhasil keluar dari kegagalan dan sukses
  •     Baca biografi orang-orang sukses besar dan tulis kebiasaan mereka

3.    Orang yang sukses memiliki visi. Visi adalah kemampuan melihat sesuatu yang sebenarnya belum tampak nyata. Untuk mengasah visi dibutuhkan kepekaan mental dan kekuatan daya imajinasi
Membangun Jiwa Entrepreneur pasca Pensiun 5
Strategi menyusun visi. Sempatkan untuk bertafakur :
  •     Apa kelebihan/bakat yang telah Allah berikan kepada kita?
  •     Apa keinginan dan harapan-harapan kita?
  •     Apa keunikan yang kita miliki?
  •     Kebutuhan-kebutuhan apa saja yang kita harapkan dapat terpenuhi?
4.    Orang yang sukses menentukan target. Target dapat memotivasi dan memberi kekuatan kepada kita untuk mencapai tujuan.
5.    Orang sukses mereka dapat mengatur waktu
Membangun Jiwa Entrepreneur pasca Pensiun 6
Unsur-Unsur Wirausaha
1.    Pengetahuan
2.    Keterampilan
3.    Sikap

Gali Pengetahuan
1.    Semangat ingin tahu yang tinggi
2.    Tiada hari tanpa baca
3.    Menggali pengalaman setiap saat
4.    Ikuti kursus, diskusi, seminar
5.    Aktif bertanya
6.    Berfikirlah..simaklah
7.    Pecahkan masalah

Tingkatkan Keterampilan
Luangkan waktu ikuti pelatihan-pelatihan disiplin dalam latihan upayakan lakukan yang terbaik cari cara-cara yang lebih efisien. Bangun Sikap Mental Maju, Jujur dan bertanggung jawab, tanggap dan aktif, teliti dan kerja, terbaik sigap dan langsung kerja mental kerja lebih.

Menanam Keberkahan Usaha
1.    SKILL
Adakah kesamaan orang-orang yang berpengetahuan dengan orang-orang yang tidak berpengetahuan (Q.S. Az Zumar : 39)
2.    TAQWA
Barang siapa yang taqwa kepada Allah SWT, niscaya (Allah SWT) akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. (Q.S. At Thalaq : 2-3)
3.    KEJUJURAN
Sesungguhnya kebenaran membawa ketenangan dan kedustaan menimbulkan keraguan (H.R. Tirmidzi)
4.    NIAT SUCI
Sesungguhnya pekerjaan-pekerjaan itu tergantung pada niat. Dan sesungguhnya bagi setiap orang akan memperolah sesuai dengan apa yang diniatkan. (H.R Bukhari-Muslim)
5.    AZAM
Maka hendaklah engkau bersabar seperti sabarnya para rasul yang memiliki kemauan keras.(Q.S. Al Ahqof: 15)
6.    TEKUN (ISTIQOMAH)
Maka hendaklah engkau istiqomah sebagaimana diperintahkan kepadamu (Q.S. Asy Syura : 15)
7.    TAWAKKAL
Lalu apabila kamu bersungguh-sungguh akan melakukan sesuatu, maka berserah dirilah kepada Allah SWT (Q.S. Ali Imran :159)
8.    BANGKIT LEBIH PAGI
Ya Allah SWT, berilah keberkahan bagi ummatku (atas usaha yang dilakukan) pada pagi hari (H.R. At Tarmidzi).
9.    DZIKRULLAH
Apabila telah ditunaikan sholat maka bertebaranlah kalian dimuka bumi dan carilah karunia Allah SWT, dan ingatlah Allah SWT sebanyak-banyaknya supaya kalian beruntung (QS. Al Jumu'ah :10)
10.    TOLERANSI
Allah SWT mengasihi orang-orang yang longgar apabila menjual, dan apabila membeli dan jika menagih hutang (HR. Bukhari)
11.    SYUKUR
Jika kalian bersyukur, maka Allah SWT akan menambah nikmat itu kepada kalian dan jika kalian ingkar maka sesungguhnya siksaan Ku amat keras. (QS.Ibrohiim:7)
12.    ZAKAT DAN INFAK
Adapun orang yang memberikan (hartanya dijalan Allah SWT) dan bertaqwa, dan membenarkan adanya pahala yang baik, maka kami akan menyiapkan kepadanya jalan yang mudah. (QS. Al Lail :5-7)
13.    QANAAH
Bukannya kekayaan itu karena banyaknya harta benda. Tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kekayaan jiwa (HR. Bukhari Muslim)
Membangun Jiwa Entrepreneur pasca Pensiun 7
CIRI DAN WATAK WIRAUSAHA MUSLIM
1.    CIRI
Kepercayaan Diri, Orientasi pada tugas & hasil, Pengambil resiko, Kepemimpinan, Keorisinilan, Orientasi masa depan
2.    WATAK
Percaya diri, minim ketergantungan, optimisme, rezeki ditangan Allah SWT, haus akan prestasi, berorientasi profit & benefit, tekun & tabah, tekad kuat, giat kerja keras, energik dan penuh inisiatif, berani mengambil resiko, suka pada tantangan, bertingkah laku pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain, menanggapi saran dan kritik, Inovatif, kreatif, luwes, punya banyak sumber , serba bisa & banyak tahu, pandangan kedepan(visioner).

17 SEBAB KEGAGALAN PERUSAHAAN
•    Kurang ulet dan lekas putus asa
•    Kurang tekun dan kurang teliti
•    Kurang inisiatif dan kurang kreatif
•    Tidak jujur dan tidak tepat janji
•    Kekeliruan dalam memilih lapangan usaha
•    Memulai usaha langsung secara besar
•    Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal pinjaman
•    Mengambil kredit tanpa pertimbangan matang
•    Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen
•    Pelayanan yang kurang baik
•    Banyaknya piutang ragu-ragu
•    Banyaknya pemborosan dan penyelewengan
•    Kekeliruan menghitung harga pokok
•    Menyamakan perusahaan sebagai badan sosial
•    Tidak ada pemisah antara harta pribadi dan harta perusahaan
•    Kemacetan keuangan sering terjadi
•    Kurangnya pengawasan atau kurang pengendalian
Semoga segala macam usaha yang kita lakukan selalu dalam lindungan Allah SWT dan terus berusaha untuk mencapai ridho-Nya, ridho yang tiada batas, dan lindungan-Nya lindungan yang tiada akhir. Maka kesuksesan dalam usaha bukan sukses banyaknya harta tetapi sukses itu adalah bisa membuat orang lain sukses. Mari serahkan kepada Allah SWT pemegang segala kejadian, dan tentu saja kesuksesan.

Tag Keywords : pelatihan pensiun, masa persiapan pensiun, training pensiun, masa purnabhakti