Pelatihan Persiapan Pensiun

Kategori : Pelatihan Masa Persiapan Pensiun
Penulis : Pelatihan Pensiun - DTInsani

Pensiun awal dari Kemandirian ” kiranya hal itulah yang pantas disampaikan dan dipahamkan kepada para pegawai yang menjelang pensiun. Banyak hal yang akan terjadi setelah pensiun, baik yang sifatnya positif maupun negatif. Hal yang sifatnya negatif dapat diminimalisir apabila sebelumnya diantisipasi dan dipersiapkan secara baik.
Status sosial  adalah  salah satu hal yang banyak menjadi masalah bagi kalangan pensiunan, mereka terkadang berat melepaskan antribut-antribut yang dulu melekat pada dirinya dan hal tersebut sering sekali menimbulkan masalah psikologis dan pada akhirnya menjadi masalah kesehatan.Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka menjadi sangat penting untuk mengarahkan mereka pada aktivitas-aktivitas positif berupa kegitan bersama keluarga, kemasyarakatan dan bisnis.
Bagi yang memilih aktitvitas bisnis, maka sebelumnya mereka harus mempersiapkan secara matang dari sisi konsep dan teknis mengenai bisnis yang akan dijalankannya dan yang terpenting adalah bagaimana kegiatan bisnis tersebut dapat membuatnya menjadi lebih bahagia secara lahir dan batin. 
Berdasarkan hal diatas, perlu kiranya ada sebuah pelatihan yang membekali pesertanya secara komprehesif dari sisi konsep dan teknis. Sebagai lembaga pelatihan yang sudah cukup berpengalaman menangani pelatihan masa persiapan pensiun, kami Duta Transformasi Insani terpanggil untuk menjadi bagian dari solusi untuk para pegawai yang akan menjalani masa pensiun, dengan memberikan pelatihan yang bersifat teknis tentang usaha-usaha yang sekarang sedang berkembang dan kami pun menjadi fasilitator bagi para pegawai  yang akan pensiun untuk memulai usaha.
Konsep
Konsep yang dikembangkan dalam pelatihan masa persiapan pensiun ini merupakan konsep yang memadukan antara kesiapan mental, kesiapan psikologi, kesiapan kesehatan, juga kesiapan mengenai rencana ke depan setelah pensiun.
Tidak dapat dipungkiri bahwa tidak semua orang pensiun ingin kembali banting tulang berusaha karena secara financial mungkin dirasa sudah berlebih. Namun ada juga yang masih banting tulang untuk memenuhi kebutuhannya. Hal inilah yang melandasi konsep dari pelatihan masa persiapan pensiun ini. Focus setiap orang pensiun tidaklah sama, dari yang hanya ingin menikmati hari tua dengan anak cucu, ingin menjadi lebih rajin beribadah, ingin mengurusi hoby, ingin kembali ke kampong dan bercocok taman dan juga yang masih ingin berkarya dengan wirausaha. Sehingga konsep pelatihan dapat mencakup semua focus dari peserta pelatihan.   
Meskipun demikian, konsep utama yang digemborkan untuk pelatihan ini adalah konsep pengenalan dan perencanaan kewirausahaan. Mengapa? Karena ada kecenderungan yang terjadi di lapangan, penggunaan uang pesangon pensiun biasanya tidak membuahkan sesuatu yang berkelanjutan. Bahkan habis hanya dalam beberapa bulan setelah pensiun. Sangat disayangkan apabila hal ini terjadi.
Kewirausahaan (Entrepreneurship) diyakini mampu memberi sebuah solusi dalam pengalokasian pesangon pensiun. Wirausaha bagi pensiunan tidak semata-mata menjadi seorang pemilik usaha yang menjual sebuah barang, namun, bentuknya beragam, diantaranya Entrepreneur Adviser, Builder, Broker, Care Taker, Creator, Owner, Seller, dan Social Entrepreneur.
1. Entrepreneur Adviser
Banyak orang yang dibayar atas jasanya memberikan nasihat, biasanya dia sudah banyak pengalaman maupun pengetahuan untuk bisa seperti itu.
2. Builder
Segmen terbesar dari pasar wirausaha adalah kntraktor, apakah itu membangun rumah, memasang listrik, atau menggelar lantai di sebuah apartemen, kalau anda senang melihat sesuatu diciptkana dari tidak ada dan mempunyai keterampilan, maka menjadi builder mungkin cocok untuk anda.
3. Broker
Broker adalah perantara – seseorang yang kerjanya menolong orang lain mencarikan layanan dan produk yang dibutuhkannya. Boleh menarik keuntungan berdasarkan prosentase, harga tertentu atau berdasarkan manhour.
4. Care Taker
Didalam masyarakat kita ada kebutuhan yang sangat besar akan bantuan, pemeliharaan atau perawatan terhadap orang maupun barang yang dibelinya. Hal ini membuka banyak peluang untuk wirausahawan yang penyabar, pelindung dan penuh perhatian. Kalau anda merupakan orang yang konsisten dan memiliki pribadi suka menolong, mungkin saja anda bisa menjadi wirausaha care taker.
5. Creator
Mungkin saja anda mempunyai pandangan jauh ke depan – dalam bidang fashion, grafis, teknologi atau bidang apa saja dalam layanan maupun produk. Creator seringkali memerlukan tim yang kuat di dalam sales atau operasi untuk membantu visinya menjadi realitas.
6. Owner
Anda hanya cukup berinvestasi dengan sejumlah uang, mungkin saja membuat anda bisa mengembangkan uang tanpa harus bekerja setiap harinya. Hanya jadi pemilik.
7. Seller
Salesman yang hebat selalu membutuhkan prestasi. Banyak dari mereka, biasanya bekerja berdasarkan komisi. Kalu anda hebat dalam berdagang dan mau bekerja keras, anada bisa menghasilkan banyak uang dari berjualan.
8. Social Entrepreneur
Social entrepreneur adalah individu yang melakukan pendekatan masalah social dengan semangat wirausaha dan intuisi bisnis. Kalau wirausaha menciptakan bisnis maka social entrepreneur menciptakan perubahan.
(Penjelasan Diagram Fungsi Peran Talents Mapping, Lead Pro)
Bentuk-bentuk wirausaha tersebut berbeda setiap orangnya, dan bisa diperoleh dengan mengisi form talents mapping yang sudah menjadi materi pelatihan.